Appearance
Modul Unit Usaha ini punya peran yang sangat mirip dengan Tipe Customer/Vendor, tapi fokusnya adalah untuk mendefinisikan Profit Center (Pusat Laba) di dalam internal PT Jogjatama Vishesha (XT Square).
Karena XT Square punya banyak lini bisnis (seperti Penyewaan Kios, Foodcourt, Parkir, atau Event), manajemen pasti ingin melihat laporan Laba Rugi per unit bisnis, bukan cuma laporan gelondongan. Di sinilah modul ini bekerja sebagai "Otak Pemetaan" untuk modul Omset Unit Usaha yang udah kita bahas sebelumnya.
Berikut draf user manual-nya!
Modul Pengaturan: Unit Usaha (Master Profit Center)
Deskripsi Singkat: Modul Unit Usaha berfungsi sebagai master data untuk mendaftarkan seluruh divisi atau lini bisnis yang menghasilkan pendapatan bagi perusahaan. Modul ini juga bertindak sebagai Mapping Jurnal Pendapatan Internal, di mana pengaturan akun (COA) di sini akan menjadi acuan otomatis saat sistem melakukan Generate Invoice dari omset harian masing-masing unit.
1. Halaman Utama (Daftar Unit Usaha)
Halaman ini adalah pusat kontrol untuk melihat seluruh daftar lini bisnis yang beroperasi di bawah naungan perusahaan.
Fitur Navigasi:
- Tabel Data: Menampilkan daftar unit usaha beserta kode uniknya.
- Tambah (Add): Klik tombol hijau di kiri atas untuk mendaftarkan lini bisnis baru.
- Hapus (Delete): Tombol merah ini dilindungi oleh sistem (disabled) untuk mencegah terhapusnya pusat laba secara tidak sengaja. Untuk menghapus unit usaha, centang kotak di sebelah kiri nama unit pada tabel terlebih dahulu. Peringatan: Unit usaha yang sudah memiliki riwayat pencatatan omset dilarang untuk dihapus agar rekam jejak audit (audit trail) tidak hilang.
- Ubah (Edit): Klik pada baris nama unit usaha untuk memperbarui nama atau merevisi pemetaan Chart of Account (COA).
2. Form Input & Mapping Jurnal Unit Usaha
Form ini adalah instrumen krusial bagi bagian Akuntansi. Kesalahan dalam memilih akun di sini akan membuat pencatatan omset unit bisnis masuk ke pos yang salah di buku besar.
Panduan Pengisian Kolom:
- Kode: Masukkan kode identitas untuk unit usaha tersebut (Contoh: "U-PRK" untuk Parkir, "U-FDC" untuk Foodcourt).
- Nama Unit Usaha (Wajib): Isikan nama lengkap dari lini bisnis tersebut (Contoh: "Unit Parkir Kendaraan", "Unit Sewa Kios").
- Akun Pendapatan (Kredit): Pilih COA dari kelompok Pendapatan (Kepala 4). Akun ini akan otomatis di-Kreditkan ketika omset harian dari unit ini di-generate menjadi Invoice.
- Akun Piutang (Debit): Pilih COA dari kelompok Piutang atau Kas (Kepala 1). Akun ini akan otomatis di-Debitkan sebagai penampung sementara atas omset yang diakui sebelum uang kas fisiknya disetorkan ke bank.
- Keterangan: Tuliskan deskripsi opsional mengenai ruang lingkup unit usaha tersebut.
Validasi Keamanan Sistem (Anti-Error)
Untuk memastikan sistem otomasi jurnal berjalan sempurna, sistem akan mengunci tombol biru Save secara permanen jika data pokok belum lengkap. Tombol Save baru bisa diklik setelah Anda memastikan kolom Nama Unit Usaha, Akun Pendapatan, dan Akun Piutang terisi seluruhnya.
3. Penjelasan Logika Sistem (Profit Center & PSAK)
Modul ini adalah pasangan sejati dari modul Omset Unit Usaha.
Contoh Skenario:
- Di form ini, Anda mendaftarkan Unit Usaha bernama "Unit Parkir".
- Anda mengatur Akun Pendapatan =
41005 - Pendapatan Parkirdan Akun Piutang =11003 - Piutang Pendapatan Unit. - Besoknya, Kasir Parkir menginput bahwa hari ini ada omset parkir senilai Rp 2.000.000 di modul Omset Unit Usaha.
- Ketika tombol Generate Invoice ditekan, sistem SIXTY akan otomatis membuatkan jurnal akrual (PSAK 72):
[Debit] 11003 - Piutang Pendapatan Unit ..... Rp 2.000.000 [Kredit] 41005 - Pendapatan Parkir ............... Rp 2.000.000
Dengan struktur Profit Center seperti ini, Direktur XT Square nantinya bisa menarik laporan Laba Rugi yang sangat rinci, langsung memperlihatkan seberapa besar kontribusi Unit Parkir dibandingkan Unit Foodcourt secara presisi dan otomatis.