Appearance
Modul Account Receivable: Invoice Unit Usaha
Deskripsi Singkat: Modul Invoice Unit Usaha berfungsi sebagai pusat pengelolaan dokumen tagihan atas penyetoran pendapatan dari berbagai unit bisnis internal atau terafiliasi (seperti pengelolaan Parkir, XT Cafe, dan unit lainnya). Berbeda dengan modul penagihan Account Receivable lainnya, modul ini bersifat sebagai repositori pasif; proses penciptaan (generate) dokumen tidak dilakukan di halaman ini, melainkan terintegrasi langsung dari eksekusi di modul Omset Unit Usaha.
1. Dashboard & Panel Statistik (Card Statistic Filter)

Halaman utama menyajikan antarmuka visual untuk memantau performa setoran dari setiap unit usaha beserta status pelunasannya.
Fitur Pemantauan Interaktif:
- Filter Ganda (Unit & Tahun): Terdapat dropdown di sudut kiri atas untuk memfilter data secara spesifik berdasarkan nama unit (contoh:
Semua Unit Usahaatau khususParkir) serta Tahun pembukuan (contoh:2025). - Kartu Statistik Bulanan (Smart Filter): Sistem merangkum data ke dalam 12 kartu bulan interaktif.
- Setiap kartu (contoh:
NOV,DES) menampilkan ringkasan metrik: total Tagihan yang harus disetorkan oleh unit usaha pada bulan tersebut dan total Sisa setoran yang belum masuk. - Klik pada salah satu kartu untuk mengaktifkan filter cepat, yang akan mengubah tampilan tabel di bawahnya agar hanya memuat dokumen pada periode bulan tersebut.
- Setiap kartu (contoh:
- Tabel Daftar Invoice & Status: Menyajikan rincian Tanggal, Nomor (contoh:
2511-INV-U-0001), Unit Usaha (contoh:Parkir,XT Cafe), Total setoran, nominal yang sudah Dibayar, dan Sisa.- Indikator Status: Terdapat label visual yang secara tegas menunjukkan kondisi dokumen, yaitu UNPAID (merah) untuk setoran yang belum masuk, dan PAID (hijau) untuk setoran yang telah lunas.
- Tabel ini dilengkapi fitur rekapitulasi otomatis berupa Subtotal bulanan dan Grand Total tahunan.
2. Mekanisme Penerbitan Dokumen (Alur Terintegrasi)
Sesuai dengan pemisahan wewenang (segregation of duties), tidak terdapat tombol Generate Invoice pada halaman ini.
Alur kerja penerbitan mengikuti standar berikut:
- Data pendapatan harian diinput oleh kasir/admin masing-masing unit ke dalam modul Omset Unit Usaha.
- Staf yang berwenang melakukan validasi dan mengeksekusi fitur Generate Invoice dari dalam modul Omset tersebut.
- Setelah sukses diproses, dokumen tagihan resmi akan terkirim secara otomatis (auto-populate) ke halaman daftar Invoice Unit Usaha ini dengan status awal UNPAID.
3. Keamanan Dokumen (Preview & Sistem Cetak)

Halaman ini menyediakan fungsi peninjauan dan pencetakan faktur setoran yang dilindungi oleh kontrol sistem.
- Fitur Pratinjau (Preview): Dengan mencentang dokumen dan menekan tombol biru Preview, sistem akan menampilkan format INVOICE UNIT USAHA. Dokumen ini merinci identitas pihak yang menyetorkan (contoh:
Disetorkan Oleh Unit Usaha : Parkir) dan Keterangan Setoran. Pratinjau diamankan menggunakan watermark transparan berukuran besar agar tidak disalahgunakan sebagai bukti penagihan asli. - Fitur Cetak Asli (Print Terpilih): Klik tombol oranye Print Terpilih untuk mencetak dokumen fisik yang sah sebagai dasar permintaan setoran kas dari unit usaha ke kasir pusat. Sistem pencetakan dibatasi untuk mencegah keluarnya lebih dari satu dokumen berstatus "ASLI".
4. Integrasi Pelunasan Khusus (Piutang Afiliasi)

Penyelesaian Invoice ini bermuara pada pencatatan pelunasan di modul Kas & Bank > Penerimaan. Terdapat perbedaan krusial pada pemetaan akun (COA) untuk modul ini.
- Saat staf Finance memasukkan Nomor Invoice (contoh:
2511-INV-U-0001), sistem akan memuat data Customer/Unit Usaha secara otomatis (contoh:Parkir) dan menarik nilai setoran ke kolom Jumlah (contoh:2.713.000,00). - Pemetaan Akun Berbeda: Sistem secara cerdas akan menjurnal transaksi ini ke Akun Piutang khusus, yaitu
100-50-03-0-000 : PIUTANG AFILIASI(bukan Piutang Konsumen). Hal ini memastikan setoran internal perusahaan tidak bercampur dengan piutang pihak ketiga (tenant eksternal).
5. Kepatuhan Standar Akuntansi (PSAK & SAP)
Modul ini merapikan tata kelola keuangan antar-divisi/unit di dalam lingkup BUMD:
- Pengakuan Pendapatan & Konsolidasi: Proses penarikan data dari Omset Unit Usaha menjadi Invoice memastikan bahwa pendapatan dari aktivitas komersial non-sewa (seperti tiket dan parkir) diakui secara real-time berbasis bukti transaksi harian. Hal ini mendukung kemudahan proses konsolidasi laporan keuangan entitas induk.
- Pemisahan Piutang (SAP): Kemampuan sistem dalam memetakan dokumen setoran ini ke akun Piutang Afiliasi (Alih-alih Piutang Usaha Eksternal) pada saat pelunasan sangat krusial. Ini sejalan dengan prinsip klasifikasi aset dalam Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), yang mewajibkan penyajian terpisah antara klaim kepada pihak luar dengan tagihan penyetoran dari unit-unit internal perusahaan.
Mantap bro! Detail soal "Piutang Afiliasi" di bagian Kas & Bank itu golden nugget banget buat nunjukin kalau aplikasi lu ini mikirin sampai ke hierarki CoA akuntansinya. Lanjut hajar modul berikutnya!